|
MinergyNews.Com, Jakarta-- Karena kekurangan pasokan bijih timah, tujuh smelter timah milik konsorsium PT Bangka Belitung Timah Sejahtera berhenti beroperasi.
Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral, Batubara dan Panasbumi Departemen ESDM, Witoro Soelarno, tujuh smelter itu kekurangan pasokan bijih timah sehingga berhenti beroperasi. “Surat pemberitahuan belum kami terima, namun hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bawl mereka sudah berhenti berperasi,” katanya di Jakarta, Rabu (2/9).
Biasanya, jelas Witoro, smelter-smelter itu memperoleh pasokan bijih timah dari para penambang TI (timah inkonvensional).
Agar ke-tujuh smelter itu kembali beroperasi, Witoro menyarankan perusahaan tak hanya mengandalkan pasokan hasil tambang masyarakat. “Ke depan, pasokannya harus jelas dari sumber yang jelas dan cadangan yang juga jelas.” (MNC-04)
|