|
MinergyNews.Com, Jakarta-- Karena harga jual listriknya ke PLN terlalu rendah, PT Star Energy minta harganya direvisi. Pemilik Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Wayang Windu itu akan melakukan negosiasi ulang dengan PLN.
Menurut Wakil Direktur PT Star Energy, Sanusi Satar, harga jual listrik PLTP Wayang Windu terlalu rendah. "Harganya sekarang hanya US$ 4,94 sen per kWh dan itu sudah tidak wajar," ujarnya di Jakarta, Senin (14/9).
Meski Star Energy dan PLN telah menandatangani kontrak harga jual beli listrik, Sanusi berharap, PLN mau diajak berunding untuk renegosiasi harga.
Dia berharap, harga jual listrik PLTP Wayang Windu Unit 3 bisa sebesar US$ 7-8 sen per kWh. Alasannya, PLN saat ini telah menyetujui harga wajar listrik panas bumi sekitar US$ 7,5 sen per kWh. “Mudah-mudahan harganya dinaikkan sekitar US$ 7-8 sen per kWh.”
Sebagaimana diketahui, proyek PLTP Wayang Windu Unit 3 direncanakan akan mulai pengeboran pada April tahun depan. PLTP tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2012. (MNC-03)
|