Selamat Datang Kamis, 9 September 2010  
  Home
  Berita
  Newsletter
  Opini
  Kamus
  Pustaka
  Buku
  Film
  Regulasi
  Lantai Bursa
  Data
  Kalender
  Forum
  Kontak
  Surat Pembaca
  Membership
MinergyNews.Com
MinergyNews.Com
MinergyNews.Com
MinergyNews.Com
MinergyNews.Com
MinergyNews.Com
MinergyNews.Com
Berita
Jumat, 11 September 2009 15:07:00 WIB
Penawaran Blok Migas Tak Laku

MinergyNews.Com, Jakarta-- Penawaran blok migas yang dilakukan pemerintah tidak laku lantaran sepi peminat.  Investor hanya tertarik terhadap 5 blok dari 16 blok migas yang ditawarkan.

 

"Saya pada posisi yang tidak terlalu happy karena agak jauh dibawah harapan kami," ujar Dirjen Migas Evita H Legowo saat mengumumkan pemenang lelang reguler wilayah kerja migas tahap II tahun 2008/2009, di Jakarta Jumat (11/9).

 

Evita mengakui, sepinya peminat dalam penawaran blok migas kali ini disebabkan oleh kondisi ekonomi global yang mengalami krisis.  “Saat penawaran blok migas itu, kondisi ekonomi galobal sangat buruk.”

 

Sebab lain, jelasnya, banyak investor mempertanyakan tentang kebijakan mengenai cost recovery.  Saat ini pemerintah sedang menyusun rancangan peraturan pemerintah mengenai cost recovery.  

 

Faktor lainnya yang juga menjadi penyebab minimnya peminat penawaran blok migas, yaitu masalah teknis kondisi blok migas yang ditawarkan.  

 

Meski penawaran blok migas kali ini sepi peminat, Evita berharap, ke depan kondisi ini akan membaik.  “Kondisi ekonomi global sudah mulai membaik, sehingga diharapkan bisa lebih baik lagi. Kami juga berupaya sebaik mungkin untuk membantu investor dalam masalah cost recovery.”   

 

Dari 16 blok migas yang ditawarkan, 5 blok diantaranya yang diminati yaitu:

 

  1. Blok Andaman III   oleh Talisman (Asia) Ltd  
  2. Blok West Glagah Kambuna oleh konsorsium Pertamina dan Petronas
  3. Blok Halmahera Kofiau oleh Konsorsium Blackgold Energy – Niko Resources
  4. Blok EastBula oleh Konsorsium Blackgold Energy – Niko Resources
  5. Blok West Papua IV oleh Konsorsium Blackgold Energy – Niko Resources

 

Dari lima blok migas yang diminati investor itu, para investor juga menyepakati sejumlah komitmen investasi berupa pada tahap eksplorasi yaitu untuk 3 tahun masa eksplorasi berupa studi geologi dan geofisika sebesar US$ 5,5 juta, survei seismik 2D sepanjang 9500 km sebesar US$ 8 juta, survei seismik 3D sepanjang 2850 km2 sebesar US$25 juta dan pemboran sumur eksplorasi 3 sumur dengan nilai investasi sebesar US$53 juta.  Pemerintah juga memperoleh bonus tandatangan (signature bonus) sebesar US$ 20 juta.  (MNC-06)

Copyright © 2001 - 2010 MinergyNews.Com All rights reserved