|
MinergyNews.Com, Jakarta-- Tahun depan kenaikan tarif dasar listrik bakal berjalan. PLN berjanji kenaikan TDL tak akan memberatkan masyarakat pelanggan.
Menurut Direktur Utama PT PLN (Persero) Fahmi Mochtar, kenaikan TDL tidak akan memberatkan pelanggan rumah tangga dan industri. Pasalnya, dari hasil survei ternyata komponen biaya listrik kurang dari 10 persen kebutuhan hidup masyarakat sebulan. "Kalau ada kenaikan harga, dampaknya relatif kecil," katanya di Jakarta, Kamis (10/9).
Fahmi menjelaskan, untuk pelanggan dengan daya listrik terkecil, 450 volt ampere, hanya membayar Rp 31 ribu per bulan. Sementara di sektor industri, misalnya pabrik semen, komponen biaya listrik hanya 17 persen. "Misalnya tarif naik 20 persen, maka akan hanya akan mengakibatkan kenaikan 3,4 persen dari biaya produksi industri semen."
Kenaikan TDL, ungkap Fahmi, tak ada hubungannya dengan keinginan PLN memperbesar laba. ”Margin kami pakai untuk investasi. Sedangkan tarif untuk biaya operasional.” (MNC-04)
|