|
MinergyNews.Com, Jakarta--Pasokan listrik untuk daerah Jakarta dan sekitarnya saat Lebaran nanti aman lantaran beban puncak turun sekitar 1.500 MW.
Menurut General Manager PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Purnomo Willy, berdasarkan pengalaman sebelumnya beban listrik pada periode libur Lebaran akan turun sekitar 1.500 MW. Sehingga pasokan listrik saat Lebaran aman dan terkendali. "Lebaran pasokan listrik di Jakarta dan Tangerang aman," katanya di Jakarta, Rabu (9/9).
Purnomo menjelaskan, beban puncak di sub sistem Jakarta dan Tangerang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Pada September 2009, beban puncak mencapai 5200 MW atau lebih tinggi 400-500 MW dari rata-rata beban puncak 2008.
Listrik untuk wilayah Jakarta dan Tangerang dipasok dari Sistem Interkoneksi Jawa Bali 500 kV melalui 6 Inter Bus Transformer (IBT) 500 kV/150 kV antara lain: Sub Sistem Kembangan, Bekasi, Gandul, Cawang, Cilegon, Cibinong dan Sub Sistem Depok. Selain melalui IBT, pasokan listrik Jakarta juga mengandalkan Pembangkit Muara Karang (940 MW) dan Tanjung Priok (1240 MW).
Untuk mengamankan pasokan listrik, PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang membentuk 42 Posko Lebaran yang tersebar di Jakarta dan Tangerang. Jumlah personil yang siaga 24 jam sebanyak 1400 personil. Mobil dan motor operasional 133 unit, 12 Unit Deteksi, 11 unit Genset 45 kVA, 6 unit gardu bergerak, 6 unit kabel bergerak dan kesiapan material cadangan. (MNC-06)
|